ads

MENAJUBKAN..!!! Kisah Seorang dan Pelacur yang Masuk Surga Hanya Karena Seekor Anjing

Allah berfirman dalam surat Az-Zalzalah ayat 7: fa mayya’mal mitsqala dzarratin khairayyarah(u) (QS 99: 7) yang artinya bahwa Allah akan membalas kebaikan yang dilakukan bahkan sekecil biji dzarrah (kecil sekali). Dalam ayat selanjutnya pun dikatakan bahwa kejahatan juga, sekecil apa pun itu, akan mendapat balasan yang setimpal.
ilustrasi   sumber : goole.com

Banyak orang tak menyadari bahwa dirinya melakukan kebaikan. Banyak pula yang merasa rendah diri karena hanya dapat melakukan kebaikan-kebaikan kecil saja. Namun ketahuilah, apapun itu, Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui, dan Allah akan memberikan balasan atas apapun yang umatnya telah lakukan di dunia.

Pernahkah mendengar kisah tentang pelacur atau pezina yang diangkat ke Surga? Luar biasa bukan. Perempuan yang seharusnya menjadi makhluk rendahan itu bisa diampunkan dosa-dosanya dalam berzina. Padahal zina adalah perbuatan buruk yang sangat dibenci oleh Allah swt.

Kisah ini terjadi pada jaman Nabi Isa as. Mungkin saja tak jauh berbeda keadaannya dengan masa sekarang: dunia tampak gersang karena kepempinan kaisar Romawi yang dzalim. Kemiskinan meraja-lela bagai wabah mematikan, membuat orang rela melakukan apa saja untuk sekedar bisa mendapat sesuap nasi demi menyambung hidup esok hari. Pun para pelacur mulai bertebaran dimana-mana.

Pelacur yang satu ini, rupa-rupanya sudah semakin letih dalam menjalani hidup dalam kemiskinan. Wajahnya renta meski usianya masih tebilang cukup muda. Tubuhnya tak menarik lagi, membuatnya tak diminati oleh para pria yang penuh nafsu. Meski demikian, perempuan pelacur ini tak gentar dalam mencari nafkah meski dengan menjajaka dirinya sendiri, karena memang hanya itu yang ia miliki. Cibiran dan pandangan sinis masyarakat yang melintas pun tak ia hiraukan lagi.

Di terik matahari gurun yang sangat panas itu, si pelacur masih terus berjalan, tak tahu arah mana yang dituju. Keletihan dan kehausan mulai melanda dirinya ketika ia sampai pada semua desa yang sepi dan gersang. Disana, di salah satu ujung sepi desa tersebut, si perempuan hina itu mendapati semua sumur yang hampir kosong. Raut mukanya nampak lega melihat masih ada sedikit air nan kotor di dalam sana, hanya ia perlu sesuatu untuk meraih kedalaman sumur yang dalam itu.

Si pelacur pun melepas selendang pengikat pinggangnya lalu diikatkan pada sebelah sepatunya. Sekuat tenaga yang kian menipis karena dahaga yang kian membakar jiwa, akhirnya sedikit air itupun bisa terambil juga. Ketika itu tiba-tiba disadari si pelacur telah ditemani seekor anjing yang juga sangat kehausan, sama seperti dirinya. Tak kuasa melihat kesengsaraan si anjing, pelacur tersebut memutuskan untuk memberikan airnya untuk anjing itu, dengan penuh keikhlasan meski nyawanya sendiri terenggut akibat kehausan yang amat sangat. Karena kebaikan hatinya itu lah, Allah swt kemudian memberikan ridho pada si pelacur untuk masuk ke Surganya.

Tak perlu usaha yang susah payah dalam melakukan suatu kebaikan. Sedikit kebaikan saja, bahkan sekecil atom pun, pasti akan mendapat balasan yang berlebih dari Allah ta’ala.







sumber : (muslimah-id.com)

Post a Comment